DATA WILAYAH KABUPATEN MUSI RAWAS
PETA ADMINISTRASI KABUPATEN MUSI RAWAS
Peta ini memetakan pembagian administratif kecamatan serta wilayah sungai di Kabupaten Musi Rawas. Data ini disusun sebagai acuan kerja bagi Dinas Pekerjaan Umum Pengairan dalam memahami cakupan wilayah berdasarkan batas kecamatan dan potensi wilayah sungai.
Tabel 1. Luas Wilayah Kecamatan di Kabupaten Musi Rawas Setelah Pemekaran
Pada tahun 2013 terjadi pemekaran pada Kabupaten Musi Rawas menjadi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara.
| No | Kecamatan | Luas Wilayah (Ha) | Prosentase (%) |
|---|---|---|---|
| 1 | STL Ulu | 9.692,40 | 9,39 |
| 2 | Selangit | 71.733,91 | 11,28 |
| 3 | Sumber Harta | 10.378,03 | 1,63 |
| 4 | Tugumulyo | 6.770,91 | 1,07 |
| 5 | Purwodadi | 6.325,77 | 1,00 |
| 6 | Muara Beliti | 17.562,87 | 2,76 |
| 7 | TP. Kepungut | 32.642,43 | 5,13 |
| 8 | Jayaloka | 16.045,82 | 2,52 |
| 9 | Suka Karya | 12.153,13 | 1,91 |
| 10 | Muara Kelingi | 64.581,90 | 10,16 |
| 11 | BTS Ulu | 75.153,61 | 11,82 |
| 12 | Tuah Negeri | 26.345,09 | 4,14 |
| 13 | Muara Lakitan | 196.353,62 | 30,89 |
| 14 | Megang Sakti | 39.977,66 | 6,29 |
| Jumlah | 635.717,15 | 100,00 | |
Tabel 2. Data Sungai di Kabupaten Musi Rawas
Sungai yang ada di Kabupaten Musi Rawas meliputi sungai lintas provinsi, lintas kabupaten dan dalam kabupaten. Pengelolaan sungai lintas provinsi merupakan wewenang dan tanggung jawab pemerintah pusat, pengelolaan sungai lintas kabupaten merupakan wewenang dan tanggung jawab pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan pengelolaan sungai dalam kabupaten merupakan wewenang dan tanggung jawab pemerintah Kabupaten Musi Rawas.
| No | Nama Sungai | Kecamatan | Panjang (m) | Luas DAS (Km2) |
|---|---|---|---|---|
| I. Kewenangan Pusat | ||||
| 1 | Sungai Musi | Muara Lakitan, BTS Ulu | 168.667,00 | 6.164,06 |
| Sub-Total Kewenangan Pusat | 168.667,00 | 6.164,06 | ||
| II. Kewenangan Provinsi | ||||
| 1 | Sungai Kikim | BTS Ulu | 7.404,00 | 21,71 |
| 2 | Sungai Kelingi | Muara Beliti, Tuah Negeri, M. Kelingi | 59.971,00 | 460,22 |
| Sub-Total Kewenangan Provinsi | 67.375,00 | 481,93 | ||
| III. Kewenangan Kabupaten | ||||
| 1 | Sungai Keruh | BTS Ulu | 78.213,00 | 504,55 |
| 2 | Sungai Semangus | BTS Ulu, Muara Lakitan | 106.447,00 | 1.633,20 |
| 3 | Sungai Air Lakitan | STL Ulu Terawas, Selangit, dll. | 170.224,00 | 2.490,27 |
| 4 | Sungai Simol | Selangit | 31.018,00 | 97,40 |
| 5 | Sungai Anak Bal | STL Ulu Terawas | 56.384,00 | 324,40 |
| 6 | Sungai Plikai | STL Ulu Terawas | 42.687,00 | 110,25 |
| 7 | Sungai Nile | Selangit | 42.706,00 | 132,55 |
| 8 | Sungai Air Malus | STL Ulu Terawas, Sumber Harta | 43.201,00 | 158,03 |
| 9 | Sungai Megang | Megang Sakti, Sumber Harta | 64.715,00 | 421,01 |
| 10 | Sungai Beliti | Tiang Pungpung Kepungut, M. Beliti | 36.058,00 | 196,11 |
| Sub-Total Kewenangan Kabupaten | 671.653,00 | 6.067,77 | ||
| TOTAL KESELURUHAN | 915.695,00 | 12.713,76 | ||
Tabel 3. Data Daerah Irigasi Kewenangan Pengelolaan O&P Dinas PU Pengairan Musi Rawas
Pada tahun 2013 dan 2014 Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas melaksanakan kegiatan Inventarisasi dan Evaluasi Data Teknis Sarana dan Prasarana Irigasi di Kabupaten Musi Rawas, dari hasil inventarisasi tersebut dilaporkan perubahan data sesuai dengan kondisi pada saat Inventarisasi dan adanya pemisahan maka dilaporkan bahwa daerah irigasi Kewenangan Kabupaten Musi Rawas terdiri dari 31 DI dengan luas areal baku 9.259 ha. Dari 31 DI terdapat 11 DI yang tidak aktif dan akan dievaluasi ulang pemanfaatannya dan 20 DI yang aktif. Daerah Irigasi yang aktif dan tidak aktif
| No | Daerah Irigasi | Luas Baku (Ha) | Lokasi | Klasifikasi Jaringan Irigasi |
|---|---|---|---|---|
| 1 | DI Air Deras II (Aur, Moyan) | 928 | Sumber Harta | Irigasi Teknis |
| 2 | DI Megang Tikip | 912 | Purwodadi (Sumber Sari, Wonosari) | Irigasi Teknis |
| 3 | DI Air Tupak | 778 | Tugumulyo dan Purwodadi | Irigasi Semi Teknis |
| 4 | DI Ketuan Kecil/Bumi Agung | 593 | Muara Beliti (Bumi Agung) | Irigasi Semi Teknis |
| 5 | DI Pelita Jaya | 40 | Muara Lakitan (Pelita Jaya) | Irigasi Semi Teknis |
| 6 | DI Air Kelingi SP II | 40 | Muara Kelingi | Irigasi Semi Teknis |
| 7 | DI Jajaran Baru | 288 | Megang Sakti | Irigasi Semi Teknis |
| 8 | DI Sri Kemuning | 300 | STL Ulu Terawas (Srimulyo) | Irigasi Semi Teknis |
| 9 | DI Air Nangka | 36 | Muara Lakitan (Semeteh) | Irigasi Semi Teknis |
| 10 | DI Sukamana | 188 | STL Ulu Terawas (Sukamana, Kosgoro) | Irigasi Semi Teknis |
| 11 | DI Air Cecar SP.III | 200 | BTS Ulu (Cecar SP. III) | Irigasi Semi Teknis |
| 12 | DI Sukakarya | 250 | STL Ulu Terawas (Sukakarya) | Irigasi Semi Teknis |
| 13 | DI Sawah Pangeran | 25 | Muara Lakitan (Sawah Pangeran) | Irigasi Semi Teknis |
| 14 | DI Sukaraya | 246 | STL Ulu Terawas | Irigasi Semi Teknis |
| 15 | DI Sukarame | 200 | Sumber Harta (Sukarame) | Irigasi Semi Teknis |
| 16 | DI Dangku | 171 | Megang Sakti (Dangku, Sendang Sari) | Irigasi Semi Teknis |
| 17 | DI Air Kambil | 100 | Megang Sakti | Irigasi Semi Teknis |
| 18 | DI Pelita Jaya I | 20 | Muara Lakitan (Pelita Jaya) | Irigasi Semi Teknis |
| 19 | DI Setia Marga | 20 | Muara Lakitan | Irigasi Semi Teknis |
| 20 | DI Kosgoro | 96 | STL Ulu Terawas | Irigasi Semi Teknis |
| 21 | DI Paduraksa | 120 | STL Ulu Terawas (Paduraksa) | Irigasi Semi Teknis |
| 22 | DI Sidomulyo | 10 | Muara Lakitan | Irigasi Semi Teknis |
| 23 | DI Marga Baru | 10 | Muara Lakitan (Marga Baru) | Irigasi Semi Teknis |
| 24 | DI BPD Pendo | 288 | Purwodadi | Irigasi Teknis |
| 25 | DI Kasang Tinggi | 210 | Megang Sakti | Irigasi Semi Teknis |
| 26 | DI Pelita Jaya II | 20 | Muara Lakitan (Pelita Jaya) | Irigasi Semi Teknis |
| 27 | DI Sungai Pinang | 50 | Muara Lakitan | Irigasi Semi Teknis |
| 28 | DI Paduraksa II | 200 | STL Ulu Terawas | Irigasi Semi Teknis |
| 29 | DI Megang Sakti V | 160 | Megang Sakti | Irigasi Semi Teknis |
| 30 | DI Wonosari | 35 | Megang Sakti | Irigasi Semi Teknis |
| 31 | DI Q2 Wonorejo | 21 | Tugumulyo | Irigasi Semi Teknis |
Teknis (UPT)
Luas Layanan
MENGENAL MUSI RAWAS & PENGAIRAN
Menyajikan informasi mengenai sejarah Kabupaten Musi Rawas, identitas daerah, serta perjalanan Dinas PU Bidang Pengairan dalam mengelola sumber daya air sebagai fondasi pembangunan, pelayanan publik, dan ketahanan pangan di Kabupaten Musi Rawas.

Sejarah Berdirinya Kabupaten Musi Rawas
Perjalanan Kabupaten Musi Rawas merupakan kisah panjang tentang terbentuknya sebuah daerah yang terus berkembang dari masa ke masa. Sejarah tersebut menjadi landasan dalam membangun pemerintahan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat hingga saat ini.
Baca Selengkapnya →
Sejarah Lambang Kabupaten Musi Rawas
Setiap unsur pada Lambang Kabupaten Musi Rawas mengandung makna yang mencerminkan identitas, nilai perjuangan, serta harapan masyarakat terhadap masa depan daerah. Simbol-simbol tersebut menjadi representasi semangat pembangunan yang terus dijaga hingga sekarang.
Baca Selengkapnya →
Sejarah Departemen Pekerjaan Umum
Perjalanan pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari sejarah Departemen Pekerjaan Umum. Melalui berbagai perubahan dan perkembangan kelembagaan, instansi ini terus berperan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Baca Selengkapnya →
Sejarah Dinas PU Bidang Pengairan
Pengelolaan sumber daya air dan jaringan irigasi di Kabupaten Musi Rawas berkembang seiring perjalanan organisasi yang terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Sejarah Dinas PU Bidang Pengairan mencerminkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah.
Baca Selengkapnya →
Gambaran Umum Kabupaten Musi Rawas
Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi alam yang melimpah, didukung oleh sektor pertanian, sumber daya air, serta kondisi geografis yang strategis. Berbagai potensi tersebut menjadi fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.
Baca Selengkapnya →
PETA ADMINISTRASI
KABUPATEN MUSI RAWAS
AKTIVITAS PENGELOLAAN IRIGASI
Dokumentasi kegiatan operasional pengelolaan jaringan irigasi oleh Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas.
Pengukuran Debit Air
Pengukuran debit dilakukan secara berkala untuk mengetahui ketersediaan air sebagai dasar pengaturan distribusi air irigasi sehingga pelayanan air kepada lahan pertanian dapat berlangsung secara optimal.
Pemeliharaan Saluran Irigasi
Pembersihan sedimentasi, rumput liar, dan perbaikan ringan saluran dilakukan secara rutin agar aliran air tetap lancar serta menjaga fungsi jaringan irigasi dengan baik.
Pengaturan Bukaan Pintu Air
Pengaturan bukaan pintu air dilaksanakan berdasarkan kebutuhan distribusi air pada setiap daerah irigasi agar pembagian air berlangsung merata dan sesuai rencana tanam.
Monitoring Daerah Irigasi
Monitoring lapangan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi jaringan irigasi, mendata kerusakan, dan menentukan langkah penanganan maupun pemeliharaan lanjutan.
INFORMASI & LAYANAN PUBLIK
Akses berbagai informasi dan layanan pengairan Kabupaten Musi Rawas secara mudah, cepat, dan terintegrasi.
Profil Daerah Irigasi
Melihat informasi lengkap setiap daerah irigasi, luas layanan, jaringan irigasi, serta kondisi umum di Kabupaten Musi Rawas.
Lihat Daerah Irigasi →Portal Informasi Debit Air
Melihat data debit air yang dipublikasikan kepada masyarakat berdasarkan wilayah pengelolaan UPT Daerah Irigasi.
Lihat Informasi →Petugas Daerah Irigasi
Mengetahui petugas penanggung jawab pada setiap daerah irigasi beserta wilayah kerja dan informasi kontak resminya.
Galeri Kegiatan
Dokumentasi kegiatan operasional, pemeliharaan jaringan irigasi, survei lapangan, serta aktivitas Bidang Pengairan.
Pengaduan Masyarakat
Sampaikan laporan, saran, maupun keluhan terkait jaringan irigasi agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas yang berwenang.
Kontak & Lokasi
Informasi alamat kantor, nomor telepon, email, jam pelayanan, serta lokasi UPT Daerah Irigasi Kabupaten Musi Rawas.