Sejarah Departemen Pekerjaan Umum

Logo

SEJARAH DEPARTEMEN PEKERJAAN UMUM

Logo

Nama Pekerjaan Umum pertama kali muncul pada tahun 1945 sebagai terjemahan dari institusi yang ada dalam masa penjajahan, Departement der Burgelijke Openbare Werken. Departemen ini telah berganti nama berkali-kali, mulai dari Kementerian Pekerjaan Umum sampai dengan namanya sekarang ini, Departemen Pekerjaan Umum.

Sejarah Departemen Pekerjaan Umum di Pemerintah Pusat, mulai dari sejak jaman penjajahan pemerintah Belanda, dimana istilah "Pekerjaan Umum" berasal dari terjemahan istilah bahasa Belanda "Openbare Werken". Pada zaman Hindia Belanda disebut "Waterstaat Swerken". Di lingkungan Pusat Pemerintah dibina oleh Departemen Van Verkeer & Waterstaat (Dep. V & W).

Di bidang Pekerjaan Umum pada tiap-tiap wilayah organisasi Pemerintah Militer Jepang, diperlukan organisasi Jaman Hindia Belanda namun disesuaikan dengan ketentuan-ketentuan dari pihak Jepang. Maka kantor pusat "V & W" di Bandung dinamakan "Kotubu Bunsitsu", oleh pihak Jepang. Dan mulai saat itu istilah "Pekerjaan Oemoem" (PO), "Oeroesan Pekerdjaan Oemoem" (OPO), "Pekerjaan Umum" (PU), disamping "Doboku" lazim dipergunakan.

Setelah Indonesia memproklamirkan Kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus 1945, maka semenjak itu Pemuda-Pemuda Indonesia mulai berangsur-angsur merebut kekuasaan Pemerintahan dari tangan Jepang baik dipusat pemerintahan (Jakarta/Bandung) maupun Pemerintahan Daerah-daerah.

Sesudah Pemerintah Indonesia membentuk Kabinet yang pertama, maka para Menteri mulai menyusun organisasi serta sifatnya. Pekerjaan Umum pada waktu itu (1945) berpusat di Bandung, dengan mengambil tempat bekas gedung V & W (dikenal dengan nama "Gedung Sate").

Ketika Belanda ingin mengembalikan kekuasaan pemerintahan di Hindia Belanda sebelum perang, datang mengikuti Tentara Sekutu masuk ke Indonesia. Akibat dari keinginan Pemerintah Belanda ini, terjadilah pertentangan fisik dengan Pemuda Indonesia yang ingin mempertahankan tanah air berikut gedung-gedung yang telah didudukinya, antara lain "Gedung Sate" yang telah menjadi Gedung Departemen Pekerjaan Umum pada waktu itu (peristiwa bersejarah itu dikenal dengan peristiwa "3 Desember 1945").

Dalam masa prolog G 30 S PKI terjadilah dalam sejarah Pemerintahan RI suatu Kabinet yang besar disebut dengan nama Kabinet Dwikora atau Kabinet 100 Menteri, dimana pada masa ini dibentuk Koordinator Kementerian. Tidak luput Departemen PUT yang pada masa itu ikut mengalami perubahan organisasi menjadi 5 Departemen dibawah Kompartemen PUT Kabinet Dwikora, dipimpin Jendra Suparajogi. Adapun Kompartemen PUT ketika membawahi, antara lain:

  1. Departemen Listrik dan Ketenagaan
  2. Departemen Bina Marga
  3. Departemen Cipta Karya Konstruksi
  4. Departemen Pengairan Dasar
  5. Departemen Jalan Raya Sumatera

Setelah peristiwa G 30 S PKI Pemerintah segera menyempurnakan Kabinet Dwikora dengan menunjuk Ir. Soetami sebagai Menteri PUT untuk memimpin Kompartemen PUT. Kabinet Ampera, sebagai kabinet pertama dalam masa Orde Baru. Dengan Surat Keputusan Menteri PUT tertanggal 17 Juni 1968 no. 3/PRT/1968, Departemen PUT telah memiliki susunan struktur Organisasi yang jelas hingga tugas-tugas PU diserahkan pada kewenangan daerah.

14
Kecamatan
13
Wilayah Sungai
31
Daerah Irigasi
1.568
Hektar
Luas Layanan

MENGENAL MUSI RAWAS & PENGAIRAN

Menyajikan informasi mengenai sejarah Kabupaten Musi Rawas, identitas daerah, serta perjalanan Dinas PU Bidang Pengairan dalam mengelola sumber daya air sebagai fondasi pembangunan, pelayanan publik, dan ketahanan pangan di Kabupaten Musi Rawas.

Logo Gedung

Sejarah Berdirinya Kabupaten Musi Rawas

Perjalanan Kabupaten Musi Rawas merupakan kisah panjang tentang terbentuknya sebuah daerah yang terus berkembang dari masa ke masa. Sejarah tersebut menjadi landasan dalam membangun pemerintahan, pelayanan publik, dan kesejahteraan masyarakat hingga saat ini.

Baca Selengkapnya →
Logo Musi Rawas

Sejarah Lambang Kabupaten Musi Rawas

Setiap unsur pada Lambang Kabupaten Musi Rawas mengandung makna yang mencerminkan identitas, nilai perjuangan, serta harapan masyarakat terhadap masa depan daerah. Simbol-simbol tersebut menjadi representasi semangat pembangunan yang terus dijaga hingga sekarang.

Baca Selengkapnya →
Logo Kementerian PUPR PNG 1080p FileVector69

Sejarah Departemen Pekerjaan Umum

Perjalanan pembangunan infrastruktur di Indonesia tidak dapat dipisahkan dari sejarah Departemen Pekerjaan Umum. Melalui berbagai perubahan dan perkembangan kelembagaan, instansi ini terus berperan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya →
Logo Air

Sejarah Dinas PU Bidang Pengairan

Pengelolaan sumber daya air dan jaringan irigasi di Kabupaten Musi Rawas berkembang seiring perjalanan organisasi yang terus beradaptasi dengan kebutuhan masyarakat. Sejarah Dinas PU Bidang Pengairan mencerminkan komitmen dalam mendukung ketahanan pangan dan pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya →
Logo Umum

Gambaran Umum Kabupaten Musi Rawas

Kabupaten Musi Rawas memiliki potensi alam yang melimpah, didukung oleh sektor pertanian, sumber daya air, serta kondisi geografis yang strategis. Berbagai potensi tersebut menjadi fondasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan yang berkelanjutan.

Baca Selengkapnya →

PETA ADMINISTRASI
KABUPATEN MUSI RAWAS

Peta ini memetakan pembagian administratif kecamatan serta wilayah sungai di Kabupaten Musi Rawas. Data ini disusun sebagai acuan kerja bagi Dinas Pekerjaan Umum Pengairan dalam memahami cakupan wilayah berdasarkan batas kecamatan dan potensi wilayah sungai.
LIHAT WILAYAH
💧
Wilayah Sungai
13
🏛️
Kecamatan
14
Lihat Detail →

AKTIVITAS PENGELOLAAN IRIGASI

Dokumentasi kegiatan operasional pengelolaan jaringan irigasi oleh Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas.

PERHITUNGAN DEBIT Scaled
MONITORING

Pengukuran Debit Air

Pengukuran debit dilakukan secara berkala untuk mengetahui ketersediaan air sebagai dasar pengaturan distribusi air irigasi sehingga pelayanan air kepada lahan pertanian dapat berlangsung secara optimal.

PEMELIHARAAN Scaled
PEMELIHARAAN

Pemeliharaan Saluran Irigasi

Pembersihan sedimentasi, rumput liar, dan perbaikan ringan saluran dilakukan secara rutin agar aliran air tetap lancar serta menjaga fungsi jaringan irigasi dengan baik.

BUKA PINTU AIR Scaled
OPERASIONAL

Pengaturan Bukaan Pintu Air

Pengaturan bukaan pintu air dilaksanakan berdasarkan kebutuhan distribusi air pada setiap daerah irigasi agar pembagian air berlangsung merata dan sesuai rencana tanam.

SURVEI KERUSAKAN
SURVEI

Monitoring Daerah Irigasi

Monitoring lapangan dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi jaringan irigasi, mendata kerusakan, dan menentukan langkah penanganan maupun pemeliharaan lanjutan.

INFORMASI & LAYANAN PUBLIK

Akses berbagai informasi dan layanan pengairan Kabupaten Musi Rawas secara mudah, cepat, dan terintegrasi.

🌾

Profil Daerah Irigasi

Melihat informasi lengkap setiap daerah irigasi, luas layanan, jaringan irigasi, serta kondisi umum di Kabupaten Musi Rawas.

Lihat Daerah Irigasi →
💧

Portal Informasi Debit Air

Melihat data debit air yang dipublikasikan kepada masyarakat berdasarkan wilayah pengelolaan UPT Daerah Irigasi.

Lihat Informasi →
👷

Petugas Daerah Irigasi

Mengetahui petugas penanggung jawab pada setiap daerah irigasi beserta wilayah kerja dan informasi kontak resminya.

📷

Galeri Kegiatan

Dokumentasi kegiatan operasional, pemeliharaan jaringan irigasi, survei lapangan, serta aktivitas Bidang Pengairan.

📝

Pengaduan Masyarakat

Sampaikan laporan, saran, maupun keluhan terkait jaringan irigasi agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas yang berwenang.

📞

Kontak & Lokasi

Informasi alamat kantor, nomor telepon, email, jam pelayanan, serta lokasi UPT Daerah Irigasi Kabupaten Musi Rawas.